Just another WordPress.com site

Latest

backpacker’s trip 3 negara

Perjalanan kali ini boleh dibilang modal nekat, karena dengan budget pas-pas-an dan kenekatan yang besar. mungkin buat orang lain perjalanan ini biasa saja, tapi buat kami sebuah wujud dari salah satu impian kami. sekian tahun yang lalu pergi ke luar negri adalah sesuatu yang masih diangan-angan tapi saaat ini dengan penerbangan yang semakin murah serta fasilitas yang semakin mendukung semua ini menjadi sangat mungkin.

perjalanan ini saya lakukan berdua dengan satu teman yang dulu sama-sama aktif sebagai sukarelawan di BEM Gelanggang UGM, Ona namanya. sudah kami rencanakan sejak beberapa bulan sebelumnya, setelah keinginan kami ke australia belum bisa kami wujudkan karena pengurusan dokumen yang pasti lebih rumit, maka perjalanan ke asia adalah pilihan kami, karena nggak memerlukan visa juga penerbangan lebih murah dan bisa melampaui beberapa destinasi sekaligus dalam satu route perjalanan.

setelah kami pikir kemudian kami putuskan untuk ke Singapore, MAlaysia

dan Thailand… mengingat lokasinya yang berdekatan. kemudian kami pun mulai berpikir dan menemukan beberapa teman yang ada di lokasi-lokasi tersebut. dan kebetulan Ona memiliki beberapa teman yang memang mengundangnya untuk datang, artinya mereka menawarkan tempat tinggalnya untuk bisa kita tumpangi. di malaysia kebetulan ada temanku orang Malaysia yang juga sudah lama mengundang aku untuk ke Malaysia, karena aku pernah membantunya untuk beberapa urusan di Indonesia, dia memberiku fasilitas hotel dan juga mengantar ke beberaoa tujuan di Malaysia, sedangkan Ona ada Triana salah satu temannya yang sudah beberapa tahun dan memiliki apartmen di Singapore, sedangkan di Bangkok ada Mba Lia teman kos sewaktu kuliah dulu di UGM yang kebetulan juga alumni UGM, jadilah kita safari Kagama di 2 Negara. Kebetulan di Malaysia nggak ketemu teman dari UGM.

Setelah tiket fik dengan hunting online Air asia kita dapatkan tiket route Surabaya-KL-Singapore-Phuket dan bangkok Surabaya, sedangkan dari Phuket ke bangkok  dengan perjalanan darat, total tiket pesawat sekitar 1,6 jutaIDR . sedangkan Ona berangkat dari Padang, dengan route padang-KL-Singapore-Phuket, Bangkok-KL-Padang , karena dari Bangkok nggak ada yang langsung ke PAdang dengan total biaya sekitar 2 juta IDR

dan…. sampailah pada tanggal kami harus berangkat…, rencana kita ketemu di KL, LCCT.. dan aku berangkat dengan flight paling pagi untuk menyesuaikan penerbangan dari padang, sehingga aku datang lebih dahulu 1 jam, atas kebaikan teman aku dijemput di LCCT, dan perjalanan pertama adalah ke Melaka disana ada beberapa bangunan bersejarah, musium dan taman, namun tidak bisa semua kita datangi.. ada tiruan kapal portugis yang dibuat sama ukuran dan bentuknya dengan yang digunakan bangsa portugis waktu pertama kali datang ke Malaka.

makan siang kami diajak mencoba soup sapi… rasanya mirip bakso saja menurutku sih nggak istimewa hanya modal kecap asin… , setelah makan siang kami menuju masjid malaka yang letaknya menjorok ke laut… kemudian kami mampir ke rumah salah satu famili ona yang sudah lama tinggal di Malaka. dan di akhiri dengan makan malam yang masih agak sore di Portugis squere, yaitu suatu perkampungan nelayan yang mayoritas adalah bangsa portugis yang beranak pinak di malaka.. dengan sajian Seafood yang sungguh sangat sedap terutama kepitinglada hitam… rasa asli kepiting berbalut garam dan ladan ternyata nikmat sekali…

setelah makan kita langsung kembali ke KL, kebetulan hotel yang disiapkan berada di tengah kota atau pusat kota KL, yaitu di kawasan Bukit bintang, semacam area perbelanjaan mirip-mirip orchad disingapore.

pagi sambil sarapan kita susuri jalan bukit bintang.. dan tau-tau sudah deket dengan twin tower petronas dan setelah photo-photo sebentar kami masuk ke gedung dan sarapan pagi disana dengan menu nasi lemak. kami rasakan masakannya cocok dengan lidah kami, dan usut punya usut yang masak kok pakai bahasa jawa.. hahaha…apakah kuncinya disitu ya makanan jadi terasa cocok dilidah.

setelah jalan-jalan sebentar akhirnya kami check out dan dijemput untuk melihat kawasan Putra jaya, kawasan pemerintahan yang dipisah dari Kuala lumpur , semuanya keliatan tertata dan fasilitas yang bagus untuk semua kaki tangan kerajaan (baca : pegawai pemerintah) selain fasilitas rumah gratis juga kredit mobil 0% bunga dan selesailah perjalan kami di malaysia, paginya kami langsung ke bandara melanjutkan perjalanan ke singapore tetap dengan air asia.

di Singapore kami  numpang di rumah mba triana Psikologi 91, tujuan kami disana utamanya ke Universal saja, yang memang terdengar heboh, secara umum memang lebih heboh dibanding Dufan Ancol, tapi kalau dari keragaman dan macam serta luas memang Universal lebih kecil tapi tampilan film 4D keliatan lebih bagus juga wahana yang lain. Sehari sebelumnya kami juga sudah sempatkan ke esplanade juga foto-foto di patung singa(Merlion), kata orang kalau belum kesini belum syah ke singapura, meskipun ini bukan yang pertama kali saya ke singapore.

Kemudian pada hari ke 4 kami lanjutkan perjalanan kami di Phuket, ini adalah satu-satunya tempat dimana kami nggak ada teman dan kita mengandalkan mulut dan mata saja untuk mencari informasi… . sesampai di Phuket Airport kamilangsung cari taksi (minibus) dan ditengah perjalanan kami berhenti di kantor agen dan ditawaripaket menginap dan city tour ke pulau phi-phi atau bon island, kami memilih ke phiphi island.. , paket yang bharus kami bayar 4200 untuk berdua termasuk menginap 2 malam dan full day tour ke phipphi Island atau sekitar 2100 baht per orang sekitar 600 ribu IDR

komentar ku tentang Phuket…. duplikatnya Kute dengan adanya Hardrock kafe dan bangla road semacam Kute Squarenya Bali…  yang membedakan adalah beberapa tawaran show sepertyi Simon kabaret, Tiger Show dan Thailand Boxer yang ketiga2nya saya ga nonton…. hahaha kepikir deh kami cewe2 berdua aja masuk tepat begitu…..

tentang PhiPhi island .. komentar saya memang bagus sih kepulauan itu… dengan lautnya yag biru pasirnya yang putih… dan paket yang cukup murah dan dikelola dengan profesional…. mudah untuk tourist untuk mengakses…

ada 3 pulau yang kami singgahi, yaitu Maya Island, PhiPhi don .. yang satunya aku lupa pulau yang cuma se upil tapi keren….  dengan harga 300 ribu lumayan murah sudah termasuk makan siang (halal) dengan rasa yang cukup enak… perjalanan ke pulau adalah dengan menggunakan boat isi sekitar 40 orang, yang saat itu hampir semuanya bule, perjalanan memakan waktu 1 jam dengan diayun2 gelombang cukup tinggi rasanya nggak nyesel waktu di Universal ngga sempat masuk wahan boat di waterworld… disini lebih asyik deburan airnya.. dan real… serasa di wahana jeram di dufan.

Hari tiga di phuket kami ke Big Budha yaitu oatung budha diatas bukit yang ukurannya sangat besar , setelah itu kami putar-putar dibeberapa tempat oleh2, pabrik kacang mete , show room mutiara, batu permata dan pernik-pernik, kami keliling dengan menggunakan taksi seharga 300 baht (90 ribu) , setelah sebelumnya kita ditawari tuk-tuk (angkutan tradisional) dengan harga 1000 baht dan 500 baht lagi untuk sampai ke terminal bus… sampai2 kita bilang …” really????? ” begitu sopir taksi tawarkan harga 300 baht. setelah keliling kita sampai terminal jam 4 sore dan langsung check harga bis, ada beberapa harga yang ditawarkan masing2  pengusaha bis, kebetulan yang paling awal berangakat menawarkan dengan harga 500 baht sampai ke bangkok, bisnya bis tingkat seatnya 2-2 , satu bis isi 40 orang, cukup lumayan dibandinng bis EKA surabaya -Jogja. perjalana 12 jam dengan jarak sekitar 900 KM ke bangkok, sengaja kami pilih jalan darat karena ingin melihat suasan /keadaan negara ini di beberapa kota yang dilewati meskipun hanya sebagian hari karena perjalanan selanjutnya hari telah gelap. dan beberapa yang kami lewati secara umum hampir sama sama negara kita.. juga suasananya, banyak kaki lima dan sebagainya.

sampai si Bangkok kira-kira jam 6 Pagi , sesampai di Terminal kita langsung tanya di Informasi untuk mencari alamat mbak Lia yang sengaja kita tuju untuk semalam menumpang di rumahnya. dan oleh petugas ternyata kami langsung dicarikan taksi dan … ternyata….salah alamat….

kami sodorkan kertas dan kita sebutkan alamat ternyata yang terdengar dengan jelas oleh petugas adalah Somerset yang dia artikan dia Tamaset.. dan sampailah kita di tamaset university yang letaknya jauh di luar kota… dan dari mahasiswa disana kita diberi tau bahwa lokasi itu ditengah kota .. dan kembalilah kita ke kota… hehehehe… dengan biaya 4 kali lipat dari smestinya jika kita nggak salah… pengalaman… hati2 dengan sopir taksi karena nggak semuanya bisa bahasa inggris bahkan nggak bisa baca tulisan latin… jadi hati2lah jika hendak ke bangkok atau thailand .

di bangkok kita hanya dua hari, itu pun nggak penuh, karena sampai ru7mah mba Lia (Geodesi 91)  sudah jam 9 pagi dan setelah mandi kita ke pasar grosir terbesar se asia tenggara (namanya lupa ) hehehe namanya aneh semua sih, dan selanjutnya adalah keluar masuk mall tanpa beli sesuatu, hanya sempat beli flash disc yang harganya sangat murah dibanding di Indonessia… hampir semua barang murah disini… sayang kami nggak mau kulakan dan nggak bawa uang banyak, jadi maaf yang ngarep oleh2 kami nggak bisa bawa.

hari ke dua kami menyusuri sungaike wat ( halah wat apa juga lupa.. pokoknya kam,i poto pakai pakaian tradisional) dan wat yang satu yang ada budha lagi bobok….

secara umum di bangkok angkutan lokal murah, angkutan umum seperti MRT, Bis air hanya beberapa baht, dibanding singapore memang lebih nyaman di singapore yang dimana-mana ada fasilitas eskalator, di bangkok beberapa masih dengan tangga dan out door, serta kurang bersih dibeberapa tempat.  kaki lima juga mirip seperti di jakarta.. hanya kita  nggak punya mono rail, ngga punya MRT dan ngga ada angkutan air yang terorganizir dengan baik…

sedikit tulisan oleh2 dari melancong : makasih buat Trianadi singapore , mba Lia di bangkok dan temanku Hasri di malaysia

Advertisements

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!